Produk Dan Layanan

KETENTUAN-KETENTUAN SIMPANAN DI BMT AL HUDA

Berikut Ketentuan-ketentuan simpanan di BMT Al Huda mulai dari Prinsip operasional syariah hingga penggantian buku simpanan di BMT Al Huda 

 

A. PRINSIP OPERASIONAL SYARIAH SIMPANAN BMT AL HUDA

1. Prinsip Wadiah Yad Dhomanah

BMT Al Huda dapat memanfaatkan dan menyalurkan dana yang disimpan serta menjamin bahwa dana tersebut dapat ditarik sesuai ketentuan oleh pemilik dana. Keuntungan dan kerugian dari pemanfaatan dana menjadi hak milik dan ditanggung oleh BMT Al Huda. BMT Al Huda dapat memberikan bonus kepada pemilik dan namun tidak boleh diperjanjikan dimuka.

Implementasi : Simpanan Idhul Fitri , Simpanan Kurban, Simpanan Arisan Barokah dan Simpanan Wisata

 

2. Prinsip Mudharabah Mutlaqoh

dimana dana yang dihimpun diperlakukan sebagai investasi dan dapat dimanfaatkan secara produktif dalam bentuk pembiayaan kepada masyarakat pengusaha/perorangan secara profesional dan memenuhi aspek syariah.

Besarnya kompensasi yang akan diberikan BMT Al Huda kepada anggota (nisbah dan tata cara pemberian keuntungan) tergantung dari kesepakatan pada saat terjadinya akad antar BMT Al Huda dengan pemilik dana (anggota) .

Implementasi : Simpanan Mudharabah, Pendidikan, Walimah, Haji, Siharta dan TASKA

 

3. Prinsip Rahn

Menahan salah satu harta milik anggota sebagai jaminan atas pembiayaan yang diterimanya, secara sederhana Rahn adalah semacam jaminan hutang atau gadai.

Tujuan Rahn adalah untuk memberi jaminan pembayaran kembali kepada KSPPS AL huda dalam memberikan pembiayaan

Implementasi : Simpanan Pembiayaan

 

B. KETENTUAN BAGI HASIL

 Simpanan dengan akad Mudharabah
 Mendapatkan bagi hasil sesuai nisbah yang disepakati pada saat pembukaan simpanan.
 Nisbah ( Rasio perbandingan pembagian keuntungan antara para pihak dalam akad bagi hasil)
 Pembayaran bagi hasil simpanan dilakukan setiap bulan pada tanggal kerja terakhir bulan yang bersangkutan
 Bagi hasil simpanan diperhitungan dari saldo rata-rata harian per anggota pada posisi akhir yang bersangkutan selama 1 (satu) bulan dibagi rata-rata saldo simpanan seluruh anggota selama periode yang sama dikalikan pendapatan operasional KSPPS dan nisbah untuk anggota.
 Seluruh pembayaran bagi hasil simpanan akan dikreditkan secara langsung kedalam masing-masing rekening Simpanan yang bersangkutan.

 


C. KETENTUAN BONUS

 Simpanan dengan akad Wadi’ah

 Tidak mendapatkan bagi hasil, namun untuk merangsang para penyimpan menitipkan dananya maka dapat dipertimbangkan pemberian bonus secara sukarela dan sesuai dengan kemampuan dan hasil usaha KSPPS

 Bonus diperhitungkan secara proposional dari masing-masing simpanan dengan formula yang ditetapkan secara tersendiri sesuai ketentuan dari KSPPS AL HUDA

 

 

D. SYARAT PEMBUKAAN REKENING

1. Menjadi Anggota ( Perorangan maupun lembaga).

 Simpanan Perorangan (non lembaga)
 Tanda tangan yang tercantum dalam spesimen adalah tanda tangan dari penyimpan.
 Simpanan Lembaga (Amanah)
 Tanda tangan dari yang tercantum dalam spesimen minimal 2 (dua) orang ( yang diberikan kuasa oleh lembaga yang bersangkutan )

2. Fotocopy KTP / identitas diri yang masih berlaku.
3. Setoran awal simpanan sesuai dengan jenis simpanan yang dipilih
4. Sebagai bukti simpanan, KSPPS AL Huda akan menerbitkan buku simpanan atas nama penyimpan

 

E. SETORAN & PENARIKAN

1. Penyetoran simpanan dapat dilakukan oleh siapa saja, tidak harus pemilik simpanan.

2. Penarikan simpanan

a. Setiap penarikan yang dilakukan harus dengan membawa buku simpanan, jika tanpa buku simpanan maka penarikan tidak dapat dilakukan.
b. Tanda tangan di slip penarikan adalah by name( sesuai nama di buku simpanan )
c. Penyimpan bertanggungjawab penuh terhadap penggunaan Slip Penarikan, bila terjadi penyalahgunaan yang merugikan KSPPS Al Huda.
d. Penarikan simpanan harus dilakukan oleh pemilik yang sah atau dapat dikuasakan kepada pihak lain dengan disertai surat kuasa dan fotocopy KTP pemilik simpanan

e. Apabila penarikan tanpa buku simpanan yang dikarenakan buku hilang maka harus disertai dengan :
• Surat pernyataan kehilangan buku oleh pemilik simpanan.
• Surat pernyataan kehilangan buku oleh Kepolisian.
• Fotocopy KTP pemilik buku simpanan.
f. Saldo yang berlaku adalah saldo menurut catatan di KSPPS Al Huda berdasarkan bukti- bukti yang ada.

3. Penarikan oleh ahli waris

a. Sesuai Ketentuan No : 007/PROTAP/KSPPS AH/II/2018
b. Untuk pengambilan maupun pergantian nama Simpanan di KSPPS Al Huda anggota yang telah meninggal dunia, maka bagi keluarga atau ahli waris ada beberapa syarat – syarat yang harus dilengkapi :
1) Fotocopy KTP Anggota
2) Fotocopy Kartu Keluarga anggota
3) Fotocopy KTP ahli waris
4) Fotocopy Kartu Keluarga ahli waris.
5) Fotocopy Surat Keterangan Kematian dilegalisir dr Desa/Keluarahan
6) Surat Keterangan Ahli Waris ( Asli )
7) Surat Pernyataan Ahli Waris ( Asli )
8) Surat Kuasa ( Asli ) 2.

c. Untuk Surat Keterangan Ahli Waris dan Pernyataan Ahli Waris maka :

1) Untuk jumlah saldo simpanan dibawah Rp. 5.000.000,-harus disahkan oleh Lurah/Kepala Desa.
2) Untuk jumlah saldo simpanan Rp. 5.000.000 s/d Rp. 10.000.000,- harus disahkan oleh Lurah/Kepala Desa dan Camat.
3) Untuk jumlah saldo simpanan diatas Rp. 10.000.000 harus disahkan oleh Lurah/Kepala Desa, Camat dan Notaris.

 

F. TUTUP REKENING

Rekening simpanan ( untuk seluruh produk simpanan) yang ditutup karena permintaan anggota akan dikenakan biaya administrasi tutup rekening sebesar jumlah yang telah ditetapkan oleh KSPPS AL HUDA ( ketentuan th 2018 Biaya Administrasi Tutup Rekening Rp.3.000,- kecuali simp. Amanah Rp. 5.000,-)


G. BIAYA ADMINISTRASI

1 Dikenakan biaya pengelolaan rekening sebesar Rp. 1.000 ( seribu rupiah ) per bulan.
2 Simpanan dikenakan Pajak bagi hasil sesuai ketentuan PPH Psl 4 ayat 2
3 Biaya dikenakan untuk semua simpanan kecuali S. ARISAN, SIHARTA, WISATA, HAJI & UMROH..

 

H. PENGGANTIAN BUKU

Penggantian Buku Simpanan : hanya dapat dilakukan dengan alasan buku hilang, rusak atau sudah penuh.