Bersih-bersih Masjid Al Falah Kauman Selomerto #BBM

 

Agama Islam telah mengatur segala hal secara menyeluruh untuk umat-Nya, termasuk tentang kebersihan. Selain tertera dalam Alquran, terdapat juga hadist kebersihan yang perlu setiap Muslim pahami.

Agama Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi kebersihan. Hal ini karena Allah SWT sangat mencintai kebersihan dan kesucian.

Sebagai orang tua,  wajib memberikan anak pengajaran yang baik. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al Baihaqi dari kakek Ayub Bin Musa Al Quraisy dari Nabi shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tiada satu pemberian yang lebih utama yang diberikan ayah kepada anaknya selain pengajaran yang baik.”

 

     

 

Jadi, firman Allah SWT terkait kebersihan beserta hadist kebersihan perlu diajarkan pada anak sebagai ilmu pengetahuan agama.

Menurut Islam, kebersihan mempunyai aspek ibadah dan aspek moral dan sering digunakan dengan istilah “Thaharah” yang artinya bersuci dan terlepasnya dari kotoran.

Di dalam Alquran, kata “Thaharah” diulang sebanyak 19 kali:

Suci dari haid (Al-Baqarah 2: 222)
Mensucikan atau mengangkat derajat maryam (Ali-Imran 3: 42)
Mensucikan harta (At-Taubah 9: 103)
Mensucikan hati (Al-Ma’idah 5: 41)
Mensucikan dirimu dan menyempurnakan nikmat (Al-Maidah 5: 6)
Air untuk bersuci (Al-Anfal 8: 11)
Mensucikan/mengangkat derajat ahlul-bait (Al-Ahzab 33: 33)
Kesucian rumah Allah bagi orang-orang yang tawaf (Al-Hajj 22: 26)
Suci pakaian (Al-Muddassir 74: 4)
Sucinya rumah Allah (Al-Baqarah 2: 125)
Orang-orang yang cinta bersuci (At-Taubah 9: 108)
Manusia-manusia yang disucikan (Al-A’raf 7: 83)
Air dari langit suci (Al-Furqan 25: 48), kemudian (An-Naml 37: 59), (Al-Insan 76: 31), (Al-Baqarah 2: 232), (Hud 11: 78), (Al-Ahzab 33: 53), (Al-Mujadalah 58: 12), (Ali-Imran 3: 55), (Al-Baqarah 2: 25), (Ali-Imran 3: 15), (An-Nisa 4: 57), (Abasa 80: 14), (Al-Bayyinah 98: 14), dan (Al-Waqi’ah 56: 79).
Mengutip jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, ada tiga macam istilah kebersihan dalam Islam, yaitu:

Nazafah (Nazif) merupakan kebersihan tingkat pertama, seperti bersihnya dari kotoran secara lahiriah yang bisa dibersihkan dengan air.
Taharah menurut bahasa menyucikan yang mengandung arti lebih luas lagi, meliputi kebersihan lahiriah dan bathiniah.
Tazkiyah yaitu membersihkan diri dari sifat yang tecela dan memperbaiki diri dari sifat yang terpuji.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Allah SWT sangat menyukai kebersihan.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 222, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri”.

Allah SWT juga menggolongkan umat-Nya sebagai orang-orang yang beruntung jika menjaga kebersihan diri, terutama ketika hendak beribadah.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran:

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman). Dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang. Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal”. (Q.S Al-A’la 87:14-17).

 

     

 

Tim Al Huda bersih kembali melaksanakan giat pembersihan masjid di wilayah selomerto wonosobo, Agenda utama tak lain untuk membersihkan salah satu Masjid di daerah itu yakni Masjid At Falah Kauman Selomerto

Selama sehari penuh tepatnya Rabu 29 September 2021, Tim Al Huda bersih selesai dengan cakupan pembersihan lantai, wc, plafond & Kaca

Pembersihan masjid ini sepenuhnya gratis, adapun masyarakat yang ingin request pembersihan bisa menghubungi nomor 085728743000 atau bisa ke kantor Al Huda terdekat. Barakallah

#wonosobo #wonosobohitz #wonosobozone #pbmtmaal #Wonosobosadarzakat #Dompetdhuafa #Badanwakafindonesia #pbmtmaaljateng #lazmku #mku